Bukit asah, tempat nongkrong asik di Bali

Bali, pulau dewata ini tidak hanya terkenal di kalangan Traveller atau Backpacker saja. Hampir semua lapisan masyarakat di Indonesia pasti mengetahui jika Bali adalah tempat populer untuk menghabiskan waktu liburan. Semuanya tersaji lengkap dan beragam, mulai dari wisata pantai, gunung, kuliner, seni, dan budaya.

Bersama kawan-kawan, Bagus, Angga, Dewi, Rima, Boby dan Kanzul, saya akan mengulas sedikit cerita perjalanan disebuah tempat yang asik di Bali. Di sebuah bukit hijau yang menyuguhkan hamparan laut biru megah. Tempat ini bisa dibilang masih sangat sepi dan masih jarang dikunjungi, mungkin karena akses ke lokasi yang agak susah, dan fasilitas yang belum memadahi.

P_20150509_113621

Bukit asah. ya, namanya Bukit asah. Sebuah bukit yang terletak di Desa Bugbug, Karangasem, Bali. Siang itu sekitar pukul 11.00 saya dan kawan-kawan tiba di ujung desa. Untuk menuju titik parkir kendaraan pun saya harus bolak-balik bertanya warga setempat. Maklum, tidak ada papan petunjuk di sekitaran jalan raya. Sesampainya ditempat parkir, kami membayar tiket masuk yang dikelola warga setempat, harga tiket Rp 3.000 dan parkir mobil Rp 5.000. Sebetulnya bukan parkir sih, bukan pula tanah kosong, mobil cuma diparkir di pinggir jalan tanah berbatu. Setelah sedikit bertanya tentang jalur kepada warga, banyak yang menawarkan jasa ojek, tapi kami menolaknya dengan halus. Selain untuk menghemat pengeluaran, rasanya kurang seru juga kalau tidak bersusah payah dahulu untuk menuju tempat yang indah ini. Jalur setapak yang sudah di semen mulai kami lewati dengan berbekal 3 botol air mineral.

Teriknya matahari siang itu membuat kami gerah. Untung saja sesekali pohon-pohon rimbun disini sangat bersahabat memayungi langkah kami. Sekitar 300 meter, jalur berubah menjadi tanah liat merah. Debu berterbangan manakala berpapasan dengan pak ojek yang sedang mengantarkan penumpangnya.

Disepanjang jalur akan terdapat beberapa percabangan, ikuti saja petunjuk arah Bukit asah. Kanan-kiri rumput yang termakan hewan ternak warga seperti sengaja tertata dengan rapi, pemandanganya sedikit melupakan dehidrasi siang itu. Saking cerahnya cuaca, Gunung Agung disamping kiri menunjukan kegagahan dirinya. Ah, suatu saat pasti saya akan mendakinya.

Dengan canda gurau kawan-kawan, tak terasa kurang lebih 1 kilo meter kami lalui dan tiba pada hamparan hijau yang nampak terasiring. Panorama yang sangat menawan, laut mengkilat kadang berkedip, akibat benturan cahaya matahari dengan air. Diujung terdapat pulau kecil, dan dibelakangnya lagi terdapat pulau besar yang agak samar, mungkin itu pulau Nusa Penida. Tak buang-buang waktu saya dan kawan-kawan langsung mengabadikan moment tersebut. Karena waktu kami tidak banyak, masih ada lagi destinasi yang harus kami kunjungi yaitu Pantai Virgin

Seperti yang saya katakan diawal, tempat ini masih sangat sepi, dan sangat bersih. Cocok sekali buat merenung sambil minum es jus.

Disini terdapat beberapa warung kecil berbentuk seperti gubuk yang menjual makanan kecil dan minuman. Asik lah pokoknya, yang liburan ke Bali wajib berkunjung kemari. Jangan lupa sampahnya dibawa lagi ya, tidak ada petugas kebersihan di Bukit asah. Sayang kan, kalau tempat secantik ini di kotorin.

P_20150509_110505

P_20150509_115049

#happy travelling

 

Komentar

  1. Satu lagi yg kurang. Bagi para calon pengantin cocok sekali utk foto prewedding. Krn belum pernah sy temui pemandangan laut sebiru dan sebersih ini. Hanya sj para wisatawan hrus bersedia menhan utk tdk buang air kecil dan sejnisny Slma menjajaki area yg asri tsb, dkrenakan belum ad fslitas toiletny :D
    I just can say that was awesome place ever i've seen. Thx a lot ngiitt :)

    BalasHapus
  2. Nice info bro..dulu taunya bali itu ya cuma kuta, sanur, tanah lot, bedugul, dll..ternyata ada ya...tempat lain yang juga indah di bali

    BalasHapus
  3. Benar sekali kk inggit :)
    Mungkin krn tempat wisata yg belum terjamah bnyak wistwan jd belum tersedia toilet. Semoga qt bs berkunjung lgi k pulau sejuta pesona alam ini krn masih bnyak tempat yg belum qt jamah gaes :D
    *happy travelling*

    BalasHapus
  4. Mantep banget perjalanannya.... btw, sekarang bukit asah gak sehijau itu... keringnya minta ampun sanaa... mungkin akibat musim kemarau... gak tau kalau nanti musim hujan bukit asah bisa hijau lagi...tapi bukit asah tetap mantap

    BalasHapus
  5. Desa Bugbug itu masuk kecamatan Karangasem ya mas..
    penasaran juga kalau ke Bali pengen ammpir di tempat ini :D

    BalasHapus
  6. Yap, betul. Ini atasnya pantai virgin karangasem om. Harus kesini deh kalau ke Bali.

    BalasHapus

Posting Komentar