Bukit Marese, tempat romantis menanti senja

Sore itu cahaya masih mengkilat di ujung barat puncak Bukit Marese. Untuk mendapat view secantik ini saya harus trekking kurang lebih 15 menit dari bibir Pantai Tanjung Ann Lombok Tengah. Bukit Marese merupakan bukit yang berada di ketinggian kurang lebih sekitar 100 meter di atas permukaan laut. Dari atas kita bisa melihat pantai-pantai yang berdekatan seperti Pantai Batu Payung dan lainya. Hamparan rumput yang gundul terlihat rapi seperti taman kota.

Beberapa titik pantai di bawah bukit sedang surut. Karang-karang menyembul berwarna hijau sangat memanjakan siapa saja yang melihatnya. Perjalanan berjam-jam dari ujung timur pantai Selong Belanak sampai di atas bukit ini sekejap saja menghilangkan rasa lelah saya.

Tidak banyak orang disore itu, hanya ada beberapa yang sibuk mengabadikan moment. Ada juga beberapa pasang muda-mudi lainya yang sedang asik bercengkrama di balik batuan. Tampak mesrah, dan rasanya saya iri dengan keromantisan yang mereka buat. Kemudian hati saya tiba-tiba berkata,

Nanti lah, kapan-kapan ku ajak kamu kesini. Kita buat kenangan se kekal mungkin. :D

[caption id="attachment_439" align="aligncenter" width="640"]Senja Bukit Marese Senja Bukit Marese[/caption]

Lekukan-lekukan tubuh Bukit Marese menambah ke eksotisanya ketika matahari menyorot redup. Sejauh-jauhnya mata memandang ke arah timur, tak lepas dari sibuknya para pengunjung yang menikmati pantai. Kemudian terlihat para nelayan yang mengayun sampan diatas perahu kecilnya. Juga para bule yang sedang asik bermain volly, keliling pantai dan yang cuma sekedar berjemur memakai bikininya.

Saya mencari tempat teduh, walaupun matahari sebenarnya sudah menghangat. Ingin sekali rasanya berteriak bahagia kemudian merenungi setiap langkah, berfikir apa yang saya dapatkan dari setiap perjalanan. Saya mengingat teman-teman baru yang saya kenal, mengingat keramahan mereka, mengingat bahasa daerah mereka, dan mendengar logat Bahasa Indonesia mereka, bahasa yang mempersatukan kita semua.

Saya jatuh cinta dengan perjalanan. Saya jatuh cinta dengan tempat ini. Saya jatuh cinta dengan orang-orangnya, dengan budayanya, juga dengan pantai dan gunungnya. Saya berjanji suatu saat saya akan kembali lagi kesini, mengantarkan matahari tenggelam di balik perbukitan Marese.

[caption id="attachment_441" align="aligncenter" width="640"]Merdeka juga ada di hati kita Merdeka juga ada di hati kita[/caption]

Komentar

  1. Subhanallah. Belum pernah melihat pemandangan yg begto cantik kk inggit. .kalimat demi kalimat yg memikat hatiq utk ingin menyegerakan dtg melihatny scra lgsg. .suatu saat nnti q akan menjdi saksi keindahannya *senja bukit marese*
    nice story nggit :)

    BalasHapus
  2. Emang bagus wik, apalagi kalau musim kemarau gini. Keliatan eksotis kalau sore hari. Cepat-cepat pergi sana, mumpung masih muda :p

    BalasHapus

Posting Komentar